ERP System Manual

Alur Penggunaan Sistem ERP (Dasar)
1
Purchasing
2
Inventory
3
Sales



Step 1 – Purchasing (Pembelian)

Pada tahap ini, sistem ERP digunakan untuk memastikan ketersediaan barang melalui proses pembelian dari supplier.

  1. User membuat Purchase Request (PR) untuk barang yang dibutuhkan.
  2. PR diajukan untuk proses persetujuan.
  3. Setelah disetujui, user membuat Purchase Order (PO).
  4. PO dikirim ke supplier sebagai dasar pemesanan barang.

Hasil: Barang resmi dipesan dan menunggu proses penerimaan.


Step 2 – Inventory (Persediaan)

Tahap inventory bertujuan mencatat barang yang diterima agar stok tersedia dan dapat digunakan untuk penjualan.

  1. Barang diterima dari supplier di gudang.
  2. User melakukan Goods Receipt (GR) di sistem ERP.
  3. Sistem otomatis menambah stok dan mencatat lokasi penyimpanan.
  4. Status stok berubah menjadi Available.

Hasil: Barang tercatat di inventory dan siap dijual.


Step 3 – Sales (Penjualan)

Tahap sales digunakan untuk melakukan transaksi penjualan kepada customer berdasarkan stok yang tersedia.

  1. User membuat Sales Order (SO) berdasarkan permintaan customer.
  2. Sistem memverifikasi ketersediaan stok di inventory.
  3. Jika stok mencukupi, SO diproses dan barang disiapkan.
  4. Sistem menghasilkan Invoice Penjualan.
  5. Setelah pengiriman, stok otomatis berkurang.

Hasil: Penjualan berhasil dan tercatat di sistem ERP.


Kesimpulan:
Purchasing memastikan barang tersedia.
Inventory memastikan stok tercatat.
Sales memastikan barang dapat dijual dan menghasilkan pendapatan.